
tribun kaltim/handry jonathan
Tiga perwakilan pasangan calon bupati (Cabup/wabup) saat berada di kantor KPU Paser, Kamis (3/6/10)
Tiga perwakilan pasangan calon bupati (Cabup/wabup) saat berada di kantor KPU Paser, Kamis (3/6/10)
Kamis, 3 Juni 2010 | 17:15 WITA
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Handry Jonathan
TANAH GROGOT, tribunkaltim.co.id - Perwakilan tiga pasangan calon bupati (Cabup) peserta pemilhan bupati dan wakil bupati (Pilbup) Paser menyambangi Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Paser, Kamis (3/6/2010) sore. Mereka menyampaikan tiga pernyataan politik.
Pasangan no 2 diwakili calon bupati, Tony Budi Hartono. Pasangan no 3 diwakili calon bupati Noorhayati. Sedangkan pasangan no 4 diwakili calon wabup, Azhar Bahruddin.
Sikap politik yang dibacakan langsung oleh Noorhayati adalah, pertama, KPU dengan sengaja melalaikan laporan masyarakat mengenai persyaratan administrasi pasangan calon bupati.
Kedua, meminta KPU segera mendiskualifikasi salah seorang calon bupati yang diduga menggunakan ijazah palsu. Ketiga, tidak akan mengakui keikutsertaan pasangan yang diduga menggunakan ijazah palsu jika KPU tidak mendiskualifikasi.
Terpisah, Ketua KPU mengaku belum bisa mengambil keputusan terkait pernyataan sikap ketiga pasangan calon. Ia berjanji akan segera menindaklanjutinya. "Saya menghormati sikap politik ini. Hal tersebut akan segera saya bicarakan bersama anggota lain melalui rapat pleno KPU. (*)